Perbedaan Distortion Dengan Overdrive

Salam guitar lover,  Mengenai Distortion dan Overdrive,  ternyata banyak sekali para sahabat diluar sana yang masih belum mengerti dimana letak perbedaan di antara kedua jenis evek tersebut,  mellihat hal itu,, saya sengaja menulis artikel ini dengan harapan tidak ada lagi sahabat yang bingung membedakan kedua jenis efek tersebut. Sebagai tambahan referensi aja.

Pada dasarnya jika kita berbicara mengenai distortion dan overdrive,, perbedaanya tidaklah terlalu jauh, cuman ada beberapa letak perbadaan yang secara mendasar terhadap kedua jenis efek tersebut, over drive bisa juga kita katakan sebagai Distorsi namun kadar kecilnya saja, atau bisa kita katakan bagian dari soft clipping Effect, contohnya sangatlah sederhana coba kamu menaikkan gain, disitu pasti terdengar tidak terlalu ekstreme.

 maka dengan demikian terciptalah sound yang bergaya over drive, soun yang bersifat Drive umumnya bisa kita katakana lebih organic jika kita bandingkan dengan karakter yang sound yang dihasilkan oleh distortion, artinya sound dari overdrive masih bisa menjaga karakter sound dari senar, lebih warm sehingga banyak sekali gitaris yang beraliran seperti Blues, yang senang memakai jenis effect ini karena sounnya yang Cruncy.

Sedangkan distortion mempunyai karakteristik sound yang lebih keras dibandingkan dengan karakter yang dibawakan oleh Over drive,Distortion digunakan pada karakter suara pedal dan amplifier yang berbasis solid,  sinyal yang dikeluarkan oleh distortion lebih kasar,jauh lebih pekat,  sehingga karakter sound ini banyak sekali di minati oleh gitaris-gitaris yang beraliran keras seperti metal, Heavy Metal dan sebagainya, 
Sebenarnya penjelasan singkat di atas, masih merupakan penjelasan dasar saja, apalagi kita tahu sekarang ini, perkembangan teknologi dan alat music sudah sangat maju, ada juga Efek Overdrive yang sudah di kategorikan sebagai Effect Hard Clipping dan begitu juga sebaliknya.

Jika kamu masih bertanya yang manakah yang cocok buat saya?? saya rasa itu tergantung dari apa selara anda sendiri dan yang paling penting lagi adalah apakah jenis music kamu, jika kamu suka denga music yang mempunyai karakter keras seperti metal dan sebagainya, sebaiknya kamu pilih jenis Distortion yang Solid, Misalnya seperti effect Boss Mt1 atau 2,, sudah lumayan nendang tuh Distortionnya.

Jika kamu suka dengan music yang tidak terlalu keras kamu bisa menggunakan jenis efek seperti keluaran Boss misalnya Od2, Distortion 1 juga bisa, intinya jika kamu beraliran blues carilah karakter sound yang masih bisa mempertahankan karakter dari sound senar kamu, yang cruncy jangan yang solid, saya rasa itu sudah cukup, jika masih bingung,, sebaiknya kamu cari dulu informasi yang jauh lebih detail lagi terhadap jenis sound yang kamu suka.

Subscribe to receive free email updates: